Saturday, December 7, 2013

Kompetisi Futsal Antar Organisasi Mahasiswa Daerah se-Universitas Trunojoyo Madura

Kompetisi Futsal Antar Organisasi Mahasiswa Daerah se-Universitas Trunojoyo Madura pada tahun ini tahun ini memasuki pelaksanaan ke-5,turnamen paling bergensi antar Mahasiswa Daerah ini akan dilaksanakan pada tanggal 09-12 Desember 2013 bertempat di Lapangan Futsal Taruna Jaya. Pada penyelenggaraan kali ini akan diikuti 21 tim dari berbagai daerah mulai dari Sumatra, Jawa, Madura sampai Papua. Tujuan dari diselengarankannya acara ini tidak lain untuk menjalin tali silaturohmi antar mahasiswa daerah di Universitas Trunojoyo Madura.Berikut hasil drawing dan jadwal pertandingan lengkap pertandingan.

Skema dan jadwal Pertandigan kompetisi futsal antar mahasiwa daerah se-UTM
Selamat bertanding, junjung tinggi sportifitas.

Sunday, November 10, 2013

Penghasil Migas, Realita “Melas”

            Indonesia negara yang dikenal sebagai zamrut katulistiwa dengan keragaman flora serta faunanya menunjukkan keberlimpahan sumberdaya alam yang tak terkira, berbagai hasil tambang dari logam, migas, batubara dan kekayaan alam lainnya. Keberlimpahan tersebut membuat berbagai perusahaan asing mengucurkan dana investasi serta terjun langsung dalam upaya Explorasi SDA baik dibidang minyak bumi, gas alam, maupun batubara. Bojonegoro merupakan salah satu daerah yang didalam perut bumi bojonegoro mengandung minyak bumi dan gas daratan yang digadang-gadang merupakan yang terbesar di Indonesia.
            Tahun demi tahun Bojonegoro mulai ramai dengan berbagai aktivitas pengeboran minyak bumi, ratusan hektare sawah milik wargapun harus menjadi korban ganti rugi adanya pengeboran tersebut. Aktivitas pengeboran tersebut banyak menyerap tenaga kerja guna memperlancar explorasi migas, namun harapan masyarakat akan kesejahteraan dari maraknya pengeboran migas merupakan sebatas angan-angan. Tingkat pengangguran di daerah sekitar perusahaan migas masih relatif tinggi. Karena adanya standart penerimaan karyawan dari pihak perusahaan yang belum bisa dicapai sumber daya manusia di sekitar area perusahaan terutama para pemuda di daerah tersebut. Adapun pemuda yang diterima untuk bekerja adalah hanya sebatas pekerja di jabatan bawah seperti flagman atau pekerja bangunan.
            Dari sudut lain maraknya pengeboran migas semakin  berdampak buruk bagi lingkungan, salah satunya adalah cuaca di Bojonegoro yang semakin panas serta polusi udara yang meningkat tajam karena banyaknya kendaraan berat yang melintas dan menimbulkan debu yang berterbangan ditambah asap kendaraan. Dari segi ekonomi pengeboran minyak juga cenderung merugikan para petani yang lahannya menjadi korban ganti rugi.
            Semakin banyaknya perusahaan-perusahaan pertambangan di Bojonegoro yang mengexplorasi sumber daya migas membuat Bojonegoro semakin ramai akan pendatang dari luar kota maupun luar negri, hal ini di ikuti dengan berkempang pula usaha kecil dan menengah di Bojonegoro, tak jarang bus-bus pariwisata singgah di alun-alun Bojonegoro untuk istirahat sejenak setelah melakukan perjalanan panjang. Namun perkembangan ekonomi Bojonegoro  yang semakin baik berbanding lurus dengan perkembangan masalah sosial yang menunjukkan peningkatan. Perlahan tapi pasti, PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial) istilah khusus yang digunakan di lingkungan pekerja sosial, yaitu bidang pekerjaan yang memanfaatkan belas kasih orang lain untuk mendulang rupiah, atau biasa disebut pengemis, pengamen, atau gelandangan pun juga meningkat. Peningkatan PMKS ini sangat terlihat ketika malam minggu di alun-alun Bojonegoro, mereka memanfaatkan kesempatan dengan banyaknya masyarakat yang menikmati akhir pekan di alun-alun. Tidak jarang beberapa PMKS ini juga berkelakuan kurang berkenan ketika tidak diberi uang oleh pengunjung, seperti pengamen yang sengaja terus menyanyi ketika pengunjung telah memberi tanda bahwa dia menolak, atau pengemis yang bergumam ketika tidak diberi uang. Sekarang jumlah pengamen dan pengemis berkisar antara 8-12 kelompok dan individu.
Semakin maraknya PMKS ini membuat secara langsung membuat kesan rendahnya kesejahteraan dan cenderung mengganggu pengunjung. Mulai adanya bus-bus pariwisata yang singgah bukan tidak mungkin jika Bojonegoro juga mengembangkan pembangunan ke arah pariwisata, dengan membuat tempat wisata bernuansa explorasi migas. Hal tersebut merupakan ide yang cukup relevan dengan image Bojonegoro yang merupakan daerah yang terkenal akan migasnya.
            Diketahui bahwa beberapa pengemis merupakan pendatang dari luar kota yang sengaja memilih untuk menjadi pengemis. Di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaaya, Bandung, Semarang dll pengemis merupakan provesi yang menjanjikan dan pengemis pun memiliki manajemen yang rapi serta memiliki pemimpin-pemimpin dalam tiap kelompoknya. Bahkan dalam sebuah artikel mengemukakan bahwa terdapat pengemis terkaya dengan pendapatan Rp200.000 hingga Rp300.000 per hari, hingga sekarang menjadi bos bagi sekitar 54 pengemis di Surabaya kekayaan yang dimilikinya meliputi dua rumah yang berada di kampung halamanya madura. Satu untuk dirinya, satu lagi untuk emak dan bapaknya yang sudah renta. Selain itu, ada satu lagi rumah yang dia bangun di Kota Semarang,dua sepeda motor Honda Supra Fit dan sebuah mobil Honda CR-V kinclong keluaran 2004
                Pemerintah seharusnya peka terhadap gejala-gejala masalah sosial sseperti PKMS, karena segera menyelesaikan masalah yang keecil lebih mudah sebelum masalah tersebut bertambah besar dan menghasilkan banyak kontroversi terhadap kebijakan yang telat. Bukankah telah dibentuk juga undang-undang tentang PMKS seperti PP 31/1980, PENANGGULANGAN GELANDANGAN DAN PENGEMIS. Dalam penanggulangan PMKS memang bukanlah semudah membalikkan telapak tangan, dibutuhkan kerjasama antara pemerintah dan  masyarakat. Bukankah suatu kesia-siaan jika dalam penertiban serta rehabilitas PMKS masih banyak masyarakat yang mendukung perkembangan PKMS dengan sering memberi uang terhadap aksi mereka.
            Adanya proses manajemen dalam aksi PMKS menunjukkan adanya pihak-pihak tertentu yang menjadikan masalah sosial ini menjadi kesempatan bisnis yang menjanjikan. Karena itu pula MUI telah mengeluarkan fatwa haram untuk memberi uang pada PMKS karena berbagai pertimbangan dan berdasarkan pada syariat dan hadist yang dianggap terpercaya.
            Bukan hanya di Indonesia, namun negara-negara maju juga mengalami masalah yang sama. Inggris memiliki  sejarah yang cukup panjang dengan pengemis, contohnya pengemis-pengemis gypsi yang berasal dari Romania. Pada 1800 warga Inggris mengecap pengemis-pengemis gypsi sebagai ofensif, suka mencuri, mengotori jalan dan kerap kali membuntuti orang untuk mendapatkan uang. Kini, pengemis-pengemis yang berada di Inggris bukan hanya berasal dari suku-suku gypsi Romania dan Chekoslovakia (sebelum berpisah) melainkan juga berasal dari daerah konflik etnis di Eropa Timur seperti Bosnia, Kroasia, Kosovo, Serbia yang meninggalkan negaranya untuk mencari perlindungan biasa disebut sebagai asylum seekers atau pencari suaka.         
Mengapa Inggris? Di bawah protokol 1967 dan kesepakatan dengan PBB tahun 1951 Inggris telah setuju untuk menyediakan tempat bagi para pencari suaka, yang keselamatan hidupnya terancam di negaranya sendiri. Peraturan menyebutkan segera sesudah mendapatkan suaka, “para pelarian” ini akan diambil sidik jarinya dan memiliki alamat sendiri dengan pengecualian mereka tidak akan menikmati hak penuh sebagai warga negara dan pengurusannya diserahkan kepada pemerintahan setempat.
            Tetapi, pada April 2001 pemerintahan Inggris memberlakukan peraturan baru yang lebih ketat dan pada dasarnya tidak memperbolehkan para pencari suaka untuk bekerja, tidak menerima benefit apa pun dari pemerintah dan, sebagai gantinya, hanya diberikan voucher makan dengan ukuran 30% di bawah tingkat konsumsi yang wajar. Karena itu, mengemis menjadi satu-satunya cara untuk bertahan hidup. Inilah potret kemiskinan dan sekaligus melahirkan tindakan mengemis yang terjadi di negara modern seperti Inggris. Peraturan baru itu mengindikasikan lahirnya sebuah kelas pengemis yang terstruktur yang dilahirkan oleh kebijakan pemerintah.         
            Sadar dengan kebijakan yang “berbahaya”, pemerintahan lokal semisal Cambridge menempuh cara dengan melibatkan stakeholder seperti Wintercomfort dan Jimmy's Nightshelter, organisasi yang peduli dengan masalah gelandangan (homeless people), dengan menyalurkan donasi yang diserahkan melalui lembaga tersebut. Uniknya, donasi itu dikumpulkan dari kotak-kotak sumbangan resmi yang disebarkan di berbagai titik strategis di pusat kota. Selain itu, tindakan hukum juga dikenakan bagi mereka yang tertangkap tangan menggunakan uang hasil mengemis untuk mabuk-mabukan maupun membeli narkoba. Upaya mengurangi jumlah pengemis juga dilakukan di kota-kota London, Westminter City, dan Camden dengan memasang poster-poster yang mengimbau masyarakat untuk tidak memberikan uang kepada pengemis. 
            Di negara modern lainnya semisal Kanada, pemerintahan British Columbia (BC) pada Oktober 2004 memberlakukan hukum yang membolehkan polisi mengenakan denda kepada para pengemis yang bersikap dan berucap kasar, berada dalam radius lima meter dari perhentian bus atau telepon umum koin, serta squeegee kid, orang-orang—biasanya anak-anak—yang membersihkan kaca mobil saat kendaraan berhenti di lampu merah.
            Upaya yang dinamai dengan Safe Street Acts ini sebetulnya meniru model yang diterapkan secara sukses di negara bagian Ontario, Kanada. Peraturan ini mengelompokkan tindakan meminta uang dengan ancaman, tindakan mengemis yang dilakukan olah dua orang atau kelompok, menghambat jalan orang, berada sejauh lima meter dari ATM, perhentian bus, telepon umum dan toilet umum sebagai kegiatan yang terlarang.
        Meski peraturan ini menuai badai kritik dari lembaga advokasi setempat dan anggota Partai Demokratik Baru (NDP), pemerintah British Columbia terus melenggang dengan alasan bahwa kebanyakan pengemis adalah orang-orang yang sangat cukup makan, berpakaian dengan sangat layak, sangat berlebih untuk diri mereka tetapi tidak mau membayar pajak. Tambahan pula, begitu seriusnya masalah pengemis dan gelandangan di BC ini menyebabkan pemerintah mengeluarkan peraturan lainnya yang dikenal dengan Trespass Act, yang melarang gelandangan mendirikan tenda-tenda di pekarangan rumah orang.
            Beberapa tindakan atau kebijakan mengurangi jumlah kemiskinan di sebagian kota di negara-negara maju membuahkan hasil yang cukup signifikan. Studi yang dilakukan di Notingham City, Inggris, menunjukkan bahwa telah terjadi penurunan jumlah pengemis sebesar 85% dalam waktu enam bulan saja sejak program penanggulangan pengemis dilakukan. Program ini mencakup; tindakan hukum bagi para pengemis yang agresif, pemberdayaan patroli polisi di kota-kota, pengawas atau penyelia yang beroperasi di jalan dan memantau para pengemis, dan sebuah kampanye simpatik yang ditujukan untuk masyarakat luas dalam bentuk poster yang memberikan alternatif bantuan daripada memberikan uang kepada pengemis.          
            Potret Pengemis di Indonesia di Indonesia tidak bisa dilepaskan dari melemahnya kekuatan ekonomi secara makro untuk menolong tumbuhnya lapangan kerja baru dan sekaligus menyerap tenaga kerja. Hal ini dipicu oleh krisis moneter pada 1998 yang menyebabkan ambruknya perekonomian Indonesia yang secara ironis disebut-sebut sebagai macan baru asia sebelum krisis terjadi. Ibarat dalam cerita dongeng, negara ini jatuh miskin hanya dalam sehari! Dan sejak itu, halaman-halaman surat kabar dipenuhi dengan data terjadinya PHK besar-besaran dan tumbuhnya angka kemiskinan yang fantastis. Proyeksi data yang diperkirakan oleh International Labour Organisation (ILO) menyebutkan bahwa jumlah orang miskin di Indonesia pada akhir tahun 1999 mencapai 129,6 juta atau sekitar 66,3 persen dari seluruh jumlah penduduk (BPS-UNDP, 1999). Sementara itu, menurut laporan BKKBN (2005), jumlah masyarakat miskin di tanah air saat ini mencapai 36,1 persen dari total penduduk Indonesia sekitar 220 juta jiwa, termasuk di dalamnya penduduk fakir miskin sebanyak 14,8 juta jiwa.         
            Yang mana pun data statistik yang kita gunakan, baik UNDP atau pun versi BKKBN, yang jelas keadaan ini mengisyaratkan semakin bertambah banyaknya penduduk Indonesia yang telah jatuh miskin! Situasi ini, menurut Edi Suharto, menyebabkan mencuatnya beberapa fenomena sosial seperti ruwetnya tata kota karena bertambahnya jumlah PKL seperti dialami di Bandung. Selain itu, munculnya gelandangan dan pengemis (PMKS) yang beroperasi di jalan-jalan protokol di kota-kota besar dan sekarang meluas ke daerah-daerah ditengarai sebagai efek samping krisis berkepanjangan. Suharto menambahkan bahwa seandainya PMKS dimasukkan ke dalam kategori kemiskinan, angka kemiskinan akan bertambah lagi sebesar 21 juta orang (Suharto, 2003).        
            Dalam kaca pandang Suharto, ada tiga kategori kemiskinan di Indonesia yaitu; kelompok paling miskin atau fakir miskin (destitute), kelompok miskin (poor) dan terakhir kelompok rentan (vulnerable). Kelompok paling miskin adalah mereka yang betul-betul tidak memiliki akses terhadap berbagai pelayanan sosial dan umumnya tidak memiliki pendapatan, kelompok miskin adalah kelompok yang memiliki pendapatan meski kadang tidak mencukupi, atau setidaknya tidak butu huruf, dan kelompok rentan adalah kelompok yang sewaktu-waktu bisa berubah menjadi miskin seiring dengan berubahnya kondisi sosial politik. Buruh-buruh berupah kecil, tergolong ke dalam kategori terakhir ini.
            Sayangnya, Gepeng yang saban hari berkeliaran di jalanan tidak mudah diidentifikasi atau dikelompokkan ke dalam kategori-kategori miskin seperti yang dijelaskan sebelumnya. Hal ini menyebabkan, perlunya upaya ekstra keras untuk mengindentifikasi dan meneliti keberadaan para Gepeng untuk memastikan tindakan yang tepat untuk mengatasi para PMKS, utamanya di Yogyakarta. Tindakan penggarukan, seperti yang pernah penulis saksikan di perempatan Kaliurang, mungkin bukan resep yang tepat seandainya pihak pemkot mengetahui kalau sebagian besar tindakan mengemis itu adalah kegiatan yang terorganisasi dengan rapi. Upaya hukum, dalam hal ini dengan menemukan bos pengemis dan menjeratnya dengan undang-undang, harus ditempuh.       
            Sebuah tesis mahasiswi pascasarjana IAIN (Umami, 2005) yang dilakukan dengan mengambil sampel tujuh anak-anak dari keluarga yang tinggal di perkampungan Gajah Wong menyebutkan bahwa tindakan mengemis bukanlah lagi sekadar persoalan mengisi perut, tetapi belakangan berkembang menjadi profesi, dengan melibatkan anak-anak. Orangtua kerap kali memanfaatkan anak-anak untuk mencari nafkah di jalanan dan memberikan punishment dan reward diukur dari jumlah uang yang dibawa pulang anak-anak itu ke rumah. Tindakan kekerasan sering menyertai kekesalan orangtua terhadap anak-anak mereka yang menghasilkan sedikit uang.
            Pemerintah Bojonegoro haruslah bertindak sebelum masalah ini menjadi kesan bukti kecil dari kabupaten yang dulu merupakan salah satu kabupaten termiskin di jawa timur. Sebelum masalah menjadi semakin rumit dan sebelum semakin banyaknya pihak yang berminat untuk berprofesi sebagai PMKS. Penyampaian pesan-pesan melawan PMKS selayaknya segera di gencarkan, dengan di imbangi dengan ditambahnya lapangan kerja, rehabilitas PMKS dengan pembekalan kewirausahaan serta kontrol dari aparat terkait untuk konsisten dalam razia PMKS.  
 

by Andriy ^_^
            

Moral Anak Semakin Rusak Akibat Pergaulan Bebas, Bagaimana Bojonegoro Di Masa Mendatang?


            Bojonegoro dianggap sebagai salah satu kota yang terkenal dengan budaya yang santun dan berbudi pekerti luhur, hal itu terbukti bahwa masyarakat Bojonegoro sangat mudah dikenali ketika berbaur dengan masyarakat dari berbagai daerah lainya. Sayangnya semua hal itu sudah sangat jarang kita temui dikalangan remaja Bojonegoro yang saat ini sudah mengalami perubahan-perubahan sosial yang kian nampak di masyarakat.
            Berbicara masalah sosial memang tak pernah usai, dari hari ke hari kian berubah bahkan kecenderungan perubahn pun sangat cepat. Bukan hanya di derah perkotaan, namun  sudah merambah ke penjuru kecamatan maupun desa. Cepatnya perubahan ini akibat perkembangan teknologi dan informasi yang demikian pesat.
            Perkembangan teknologi informasi tidak saja berdampak positif, tetapi banyak pula dampak negatifnya. Terutama dampak negatif masalah sosial. Ada berbagai masalah sosial disekitar kita, baik yang sederhana hingga yang rumit. Salah satu masalah sosial di Bojonegoro adalah masalah moral yang semakin rusak, itu terjadi pada pergaulan besas yang seolah-olah sudah dianggap sesuatu yang  biasa dan bisa diterima oleh masyarakat.
            Sejauh ini memang telah banyak diupayakan bagaimana mengatasi pergaulan bebas khususnya di kalangan remaja atau kawula muda, namun sayangnya bukan malah menurun, tetapi justru ada kecenderungan meningkat. Di sisi lain bahkan ada fenomena yang lebih parah lagi.
            Fenomena-fenomena yang terjadi sebagai akibat dari pergaulan bebas tersebut antara lain: anak-anak yang duduk di bangku sekolah dasar sudah berani untuk merokok, remaja yang suka berkelahi, suka keluyuran, membolos sekolah, berani terhadap orang tua, mabuk-mabukan, penyalahgunaan narkotika dan pacaran, bahkan ada yang menyebutkan bahwa pacaran itu boleh dilakukan asalkan secara sehat. Bukannya pacaran itu adalah bentuk kecil dari perbuatan zina? Dan tak jarang juga dampak dari pacaran adalah hubungan badan diluar nikah.
            Sedangkan gaya berinteraksi antara remaja laki-laki dan wanita  yang sudah tak punya batasan lagi. Mereka adalah manusia yang masih berusia muda tetapi sudah melakukan banyak hal layaknya oleh sepasang suami istri.
            Dalam pergaulan bebas ini dua anak yang berlainan jenis ini sudah tak segan untuk berduaan, pegang-pegangan atau bahkan sudah ada yang berani berhubungan badan. Dan hal-hal seperti bukan lagi hal-hal yang baru atau tabu untuk dilakukan.
            Banyak pasangan remaja ini yang sudah berani mengumbar kemesraan-kemesraan mereka ditempat umum. Mereka sudah tidak memiliki rasa malu lagi karena apa yang mereka lakukan juga banyak dilakukan oleh remaja-remaja lain. Bahkan sudah menginjak pada hubungan bebas khususnya sampai kepada level hubungan badan yang kerap dipertontonkan secara berani.
            Yang menjadi korban utama pergaulan bebas ini adalah dua anak manusia pelakunya itu sendiri. Si wanita akan hamil diluar nikah. Jika dia masih duduk dibangku sekolah tentunya akan dikeluarkan dari bangku sekolah sehingga tidak dapat melanjutkan pendidikannya. Parahnya si wanita yang sedang hamil menuntut kepada si laki-laki untuk segera menikahinya dalam keadaan mengandung dengan tujuan untuk menutupi aibnya.  Disitulah agama yang menjadi tuntunan hidup harus dikesampingkan lantaran hanya untuk menutupi aib semata. Padahal dalam islam, wanita sedang hamil haram untuk dinikah, jadi jika pernikahan itu tetap dilakukan maka kedua pernikahan tersebut tidak sah secara agama dan ketika mereka melakukan hubungan badan maka sama saja mereka melakukan zina. 
            Pergaulan bebas ini dapat berawal dari hubungan yang dinamakan pacaran. Jika orang tua atau kakek nenek kita dulu masih malu-malu dalam pacaran, sekarang remja kita sudah berani memberikan bentuk-bentuk pacaran baru yang lebih berkenaan dengan hubungan fisik. Pergaulan bebas ini memang telah menjadi suatu permasalahan bersama yang harus segera dicari solusi cara mengatasi pergaulan bebas. Namun sebelum kita cari solusinya, kita harus mengetahui apa yang menyebabkan maraknya pergaulan bebas dikalangan remaja.
            Hal pertama yang menyebabkan maraknya pergaulan bebas adalah lemahnya iman yang tertanam di hati remaja saat ini. Remaja saat ini cenderung lebih suka terhadap hal-hal yang bersifat duniawi yang membutakan hati mereka terhadam arti hidup yang sesungguhnya. Iman sakan jauh dari pikiran mereka. Semua yang mereka lakukan adalah untuk bersenang-senang tanpa ada batasan dari agama dan nilai-nilai moral.
            Selain iman yang lemah, faktor lain yang menyebabkan pergaulan bebas adalah pandangan masyarakat yang menganggap wajar dan boleh remaja itu berpacaran. Sedangkan pacaran inilah yang menjadi awal terjadinya pergaulan bebas.
            Mungkin awalnya akan malu-malu untuk hanya sekedar berpegangan tangan, manun lambat laun dengan disertai keinginan dan rayuan setan maka hal lain yang lebih berani pun tak enggan untuk dilakukan.
            Model atau cara berpakaian juga merupakan salah satu faktor pemicu pergaulan bebas. Cara berpakaian remaja sekarang yang sudah berani terbuka sehingga dapat mengundang nafsu, khususnya bagi para pria.
Media pun turut berperan menyebabkan maraknya pergaulan bebas. Melalui media tersebut nilai-nilai ketimuran sudah hilang tergantikan dengan kiblat kebudayaan barat yang terus menerus dijadikan patokan untuk diikuti oleh remaja kita. Hal itu tentu sangat menghawatirkan bagaimana nasib kota kita bahkan bangsa ini ke depan jika budaya ketimuran sudah hilang.
            Di media dipertontonkan kehidupan yang serba boleh atau liberal, yang banyak mengumbar aurat atau yang tak mengindahkan agama dan nilai-nilai moral. Dengan ini semua maka wajarlah remaja dengan tabiatnya yang suka meniru dan gampang tergoda juga berkeinginan untuk melakukannya.
Selain itu lingkungan sekolah yang tidak menguntungkan juga menjadi faktor pemicu terjadinya pergaulan bebas. Sekolah kita sampai waktu sekarang masih banyak berfungsi sebagai “sekolah dengar” daripada memberikan kesempatan luas untuk membangun aktivitas, kreativitas dan inventivitas anak. Dengan demikian sekolah tidak membangun dinamisme anak, dan tidak merangsang kegairahan belajar anak. Selanjutnya, berjam-jam lamanya setiap hari anak-anak harus melakukan kegiatan yang tertekan, duduk, dan pasif mendengarkan, sehingga mereka menjadi jemu, jengkel dan apatis.
Di kelas, anak-anak terutama para remajanya sering mengalami frustasi dan tekanan batin, merasa seperti dihukum atau terbelenggu oleh peraturan yang “tidak adil”. Di satu pihak pada dirinya anak ada dorongan naluriah untuk bergiat, aktif dinamis, banyak bergerak dan berbuat, tetapi di pihak lain anak  dikekang ketat oleh disiplin mati di sekolah serta sistem sekolah dengar.
Ada pula guru yang kurang simpatik, sedikit memiliki dedikasi pada profesi, dan tidak menguasai metodik mengajar. Tidak jarang profesi guru/dosen dikomersialkan, dan pengajar hanya berkepentingan dengan pengoperan materi ajaran belaka. Perkembangan kepribadian anak sama sekali tidak diperhatikan oleh guru, sebab mereka lebih berkepentingan dengan  masalah mengajar atau mengoperkan informasi belaka.
            Nah, melihat berbagai permasalahan dan dampak pergaulan bebas ini maka harus segera di aplikasikan cara mengatasi pergaulan bebas ini. Ada beberapa upaya serius yang bisa dilakukan sebagai cara menaggulangi pergaulan bebas ini.
Menanamkan keimanan yang kokoh, Hal pertama yang harus dilakukan sebagai cara mengatasi pergaulan bebas adalah dengan cara menanamkan keimanan yang kokoh di jiwa para remaja sekarang. Memang saat ini kalangan remaja kita kebanyakan sudah tak mengindahkan akan hal iman yang berkaitan dengan agama. Agama mengatur batasan-batasan setiap manusia dalam berinteraksi dengan yang lainnya. Jika seseorang sudah memiliki iman yang kokoh maka ia sendirilah yang akan mengingatkan dirinya sendiri untuk berada dalam batasan-batasan tersebut. Penanaman iman ini haruslah menjadi perhatian utama dari semua pihak.
Menanamkan nilai ketimuran, selain iman yang kokoh cara mengatasi pergaulan bebas adalah dengan cara membekali remaja dengan pemahaman-pemahaman akan nilai-nilai ketimuran. Tentu saja nilai ketimuran ini selalu berkaitan dengan nilai keislaman yang juga membentuk akar budaya ketimuran. Nilai yang bersumberkan pada ajaran spiritualitas agama islam ini perlu dipegang. Termasuk meningkatkan derajat keimanan dan moralitas pemeluknya. Dengan dipegangnya nilai-nilai ini, harapannya mereka khususnya kalangan muda akan berpikir seribu kali untuk terjun ke dunia pergaulan bebas.
Pengawasan dan kontrol sosial dari orang tua, tidak diragukan lagi bahwa orang tua memegang peranan penting dalam pembentukan pribadi remaja. Mayoritas remaja yang terlibat dalam kenakalan atau melakukan tindak kekerasan biasanya berasal dari keluarga yang berantakan, keluarga yang tidak harmonis di mana pertengkaran ayah dan ibu menjadi santapan sehari-hari remaja. Bapak yang otoriter, pemabuk, suka menyiksa anak, atau ibu yang acuh tak acuh, ibu yang lemah kepribadian dalam atri kata tidak tegas menghadapi remaja, kemiskinan yang membelit keluarga, kurangnya nilai-nilai agama yang diamalkan dll semuanya menjadi faktor yang mendorong remaja melakukan tindak kekerasan dan kenakalan. Oleh karena itu orang tua harus memiliki kemauan keras untuk membenahi kondisi keluarga sehingga tercipta keluarga yang harmonis, komunikatif, dan nyaman bagi remaja.
Menanamkan pendidikan karakter sejak dini, karakter bisa terbentuk dari proses kebiasaan, dan hal itu harus dibiasakan kepada anak sejak duduk di bangku sekolah dasar. Jika anak-anak dibiasakan untuk melakukan sesuatu yang positif. Sehingga kelak mereka akan terbiasa.
Mengurangi menonton televisi, televisi idealnya sebagai sarana mendapatkan informasi yang mendidik dan bisa meningkatkan kualitas hidup seseorang. Namun kenyataanya harapan itu sangat jauh. Televisi di negeri ini terutama televisi swasta, mereka lebih banyak menampilkan acara hiburan, maupun sintron-sinetron yang menawarkan gaya hidup bebas. Begitu juga tayangan infotaimen yang kadang menayangkan acara perslingkuhan, sex bebas dikalangan artis. Dengan demikian kisah prgaulan bebas bukan menjadi hal yang tabu lagi. Makanya tak ada langkah yang lebih manjur sebagai cara mengatasi pergaulan bebas selain mengurangi menonton televisi ini karena lambat laun otak akan teracuni oleh nilai-nilai yang sebenarnya sangat negatif. Untuk mendapatkan informsi kalangan muda bisa mengalihkan perhatian dengan membaca koran, majalah maupun buku-buku. Pekerjaan yang agak berat memang, namun jauh lebih produktif daripada menonton televisi yang tidak sehat dan cenderung merusak akal pikiran.
Sosialisai bahaya pergaulan bebas, dikalangan remaja pergaulan bebas sering dilakukan  bisa jadi karena meraka tidak tau akibat yang akan ditimbulkan. Seperti misalnya penyakit kelamin yang mematikan. Informasi-informasi mengenai bahaya yang ditimbulkan akibat pergaulan bebas ini perlu terus disebarkan dikalangan muda.
Menegakkan aturan hukum,  bagi para pelaku yang bangga melakukan hal tersebut, tak ada hal lain yang bisa menghentikan selain adanya perangkat hukum dan aturan hukum yang bisa menjeratnya. Setidaknya sbagai efek jera, yang demikian harus dirumuskan dan dilaksanakan melalui hukum yang berlaku di negara kita. Langkah ini sbagai benteng terakhir untuk menyelamatkan anak muda dari amoralitas karena perilaku pergaulan bebas yang lambat laun otomatis akan merusak bangsa ini.
            Itulah beberapa hal yang bisa dilakukan sebagai cara mengatasi pergaulan bebas khususnya di kalangan remaja. Betapa pentingnya pengawasan dan pelajaran tentang pergaulan bebas dan bagaimana cara menghindarinya yang saat ini semakin marak terjadi. Usaha-usaha untuk pencegahan sudah semestinya terus dilakukan untuk menyelamatkan generasi muda Bojonegoro agar lebih bermoral, lebih bisa diandalkan serta bisa mengoptimalkan mereka untuk kebaikan Kabupaten Bojonegoro maupun negara ke depan.

            Bila remaja sudah terjerumus pada pergaulan bebas, keinginan untuk hidup sehat dan cantik alami pun akan tidak pernah kita rasakan. Semoga penjelasan diatas dapat bermanfaat.

by Akha

Suara Dosen




Dosen Pertanian
Dr.Ir.Slamet Subari. M.Si

Menurut bapak, bagaimana kondisi mahasiswa UTM sekarang ?
Dari segi intelektual seharusnya lebih baik, karena sarana dan prasarana sudah terpenuhi. Sekarang tinggal sejauh mana potensi itu bisa dikembangkan. Mahasiswa sekarang cenderung menginginkan hal yang instan-instan sehingga usaha dalam proses yang di laluipun kurang maksimal

Lantas apa harapan bapak kedepannya ?
Harapanya ya mahasiswa lebih mau berjuang lagi, karena saat ini kita masuk dalam era global yang dimana persaingan sangat ketat, kalau tidak dipersiapkan maka kita akan ketinggalan dengan bangsa lain.
mental,kemampuan,softskill harus diasah, jika tidak akan mudah di atur orang lain.

Terus, bagaimana kiat-kiat atau cara sebagai solusinya ?
“jika terjun ke laut jangan hanya berenang di permukaannya saja, Selami lebih dalam, perdalam lagi dan gali lebih dalam”
ya karena ketika kita hanya berenang di permukaan saja, pengalaman dan  pengetahuan hanya sebatas apa yang ada di permukaan. Jika kita menyelam lebih dalam maka akan banyak hal baru yang kita dapat, dari keragaman hayati dalam laut, bagaimana cara menyelam sampai pada tekanan air maupun arus air laut.
intinya kita harus menanamkan kesadaran untuk berusa lebih keras dalam study di benak mahasiswa.

Menurut bapak, bagaimana kita mengisi liburan semester ?
Untuk mengisi liburan kita harus punya strategi, kita gunakan untuk mencuri start selanjutnya, yaitu dengan study dan dikombinasi dengan softskill atau belajar berorganisasi. Waktu dua bulan itu jangan disia-siakan

Dosen Hukum
Encik Muhammad Fauzan, S.H., LL.M

Menurut bapak, bagaimana kondisi mahasiswa UTM sekarang ?
Dari tahun ke tahun jumlah pendaftar di UTM semakin meningkat, Sehingga seleksi yang dilakukanpun semakin ketat, Tahun ini pendaftar mencapai 14000 pendaftar dan yang di terima menjadi mahasiswa hanya 3000
Pada dasarnya banyak mahasiswa yang berpotensi, namun belum dikelola dengan baik oleh pihak kampus ataupun dari individunya masing-masing. Namun intinya secara intelektual kualitas mahasiswa sekarang sudah cukup bagus
Dengan banyaknya mahasiswa yang tinggal di daerah sekitar kampus dan berbaur dengan masyarakat sekitar seharusnya tercipta suasana akademis di lingkungan masyarakat. Namun pada kenyataannya tidak seperti itu, karena mungkin kurangnya interaksi yang baik antara masyarakat dengan mahasiswa.

Lantas apa harapan bapak kedepannya ?
Harapannya adalah mahasiswa dapat mengoptimalkan potensi diri, mengasah hardskill dan softskill, sehingga memiliki output (hardskill) dan outcame (soft skill) yang baik. Jadi ketika terjun di masyarakat kita dapat mengamalkan ilmu yang didapat ketika masih kuliah

Terus, bagaimana kiat-kiat atau cara sebagai solusinya ?
Ya terutama kita harus mengubah mindset mahasiswa, menanamkan kesadaran untuk selalu mengoptimalkan studynya, kita juga sudah ada kegiatan ESQ, asrama dan mentoring yang mengarahkan mahasiswa ke kesadaran itu sendiri

Menurut bapak, bagaimana kita mengisi liburan semester ?
Isilah dengan kegiatan-kegiatan positif, berinteraksi dengan warga (aktif dalam silahturahmi/kegiatan sosial) pengadaan pembuatan buletin desa, seminar jurnalistik di sekolah-sekolah ataupun penelitian, Kita coba untuk “bertindak lokal, berpikir global”

Dosen Fisib
Farida nurul rahmawati, S.S,M.Si

Menurut ibu, bagaimana kondisi mahasiswa UTM sekarang ?
Saya rasa yang menonjol dari kondisi mahasiswa sekarang itu adalah kurangnya minat membaca. Hal itu akan berdampak ke semua sektor.

Lantas apa harapan ibu kedepannya ?
Ya harapannya agar  mahasiswa belajar untuk mau membaca, tidak mudah putus asa. Karena tidak semua hal dapat dikerjakan secara instan

Terus, bagaimana kiat-kiat atau cara sebagai solusinya ?
. Sedapat mungkin dalam kuliah belajar secara teoritis dan skill (kemampuan) dengan diharapkan dapat membuka jaringan.

Menurut ibu, bagaimana kita mengisi liburan semester ?
Manajemen waktu, belajar akademik teoritis dan belajar skill (dalam organisasi / UKM) Waktu libur 2 bulan sebaiknya dipergunakan untuk lebih memperdalam skill, yaitu berlatih untuk actionnya dari materi yang didapat saat kuliah

Dosen Teknik
Firdaus solihin S.Kom.,M.Kom 

Menurut bapak, bagaimana kondisi mahasiswa UTM sekarang ?
Mahasiswa sekarang seharusnya lebih bagus dari pada mahasiswa dulu, karena dulu input mahasiswa masuk angkanya tidak terlalu besar, jumlah pesaing relatif sedikit, jadi penerimaannya-pun tidak terlalu ketat. Tapi saat ini ketika universitas trunojoyo madura telah banyak dikenal oleh orang , pendaftar juga semakin banyak sehingga universitas trunojoyo madura lebih baik dalam memilih. Perbedaan sosial antara mahasiswa dulu dan sekarang, dari pergaulan mahasiswa sekarang lebih bebas.

Lantas apa harapan bapak kedepannya ?
Mahasiswa diharapkan ahli dalam akademik dan mempunyai pengalaman dalam berorganisasi. Tidak hanya baik dalam akademik tapi tidak mempunyai pengalaman dalam berorganisasi atau baik dalam berorganisasi tapi buruk dalam bidang akademik. Sehingga diharapkan ketika mahasiswa masuk dalam dunia kerja tidak kaget . Mahasiswa tidak hanya mahir dalam hard skillnya tapi diimbangi dengan soft skill.

Terus, bagaimana kiat-kiat atau cara sebagai solusinya ?
Dan untuk mengatasi masalah itu universitas menyediakan asrama, asrama ditujukan untuk mahasiswa baru dalam 1 tahun pertama untuk penanaman akhlak dan moral

Menurut bapak, bagaimana kita mengisi liburan semester ?
Di UTM telah ada fasilitas gedung soft skill ,kewirausahaan jadi tinggal mahasiswa sendiri ingin memilih yang mana? Secara teori kegiatan-kegiatan UKM bisa dilakukan untuk mengisi liburan akan tetapi pada kenyataannya pada waktu liburan, UKM juga ikut libur. Atau diisi dengan kegiatan yang benarbenar bisa dibawa pulang, misal untuk mahasiswa atas bisa diadakan suatu penelitian (PKM), untuk UKM jurnalisitk bisa memberi tugas menulis dirumah



Nb : maaf file foto rusak.
by Andriy and friends

Khasiat Asam Jawa

Asam jawa (Tamarind) yang selama ini dikenal sebagai bumbu dapur, ternyata termasuk tanaman yang kaya manfaat. Buahnya berwarna coklat dengan bentuk polong memiliki ciri khas rasa asam atau kecut (dalam bahasa jawa), Didalam buah polong asam jawa, selain terdapat kulit yang membungkus daging buahnya juga terdapat biji, dan biasanya berjumlah antara 2-5 biji dalam satu polong berbentuk pipih dengan warna coklat agak kehitam-hitaman dan keras. Akan tetapi dibalik semua itu terdapat manfaat yang sangat beragam.
            Bagi masyarakat jawa, khususnya Bojonegoro pastilah tidak asing dengan namanya buah asam. Buah yang sering digunakan sebagai bahan minuman segar masyarakat jaman dahulu ini memang mempunyai segudang manfaat untuk kesehatan kita. Anak-anak pun suka memakan buah asam ini secara langsung atau mencampurnya dengan gula pasir ataupun gula jawa sebagai pemanisnya.
            Asam jawa umumnya digunakan sebagai bumbu dalam banyak masakan Indonesia, sebagai perasa atau penambah rasa asam dalam masakan, misalnya pada sayur asam, campuran rujak dan juga untuk  minuman penyegar, misalnya sirup, serta digunakan pula untuk membersihkan barang-barang logam yang sudah berkarat atau warnanya berubah menjadi kehitaman. Bisa juga sebagai campuran jamu.
            Sebagai herbal alami, asam jawa berkhasiat untuk menghilangkan asma, reumatik, sakit perut, nyeri dan bau anyir di waktu haid, radang tenggorokan atau difteri, batuk kering, bisul, darah rendah, sariawan, keputihan, campak, serta mencegah rambut rontok adalah beberapa pernasalahan yang bisa diatasi oleh asam jawa.
            Asam jawa banyak mengandung zat gizi dan fitronutrien, daiantaranya adalah provitamin A, Vitamin C, Mineral kalsiaum, fosfor, kalium atau potasium, serat. Bagian daunnya bersifat penurun panas, analgesik dan antiseptik. Kulit kayunya bersifat astrigen dan tonik. Kemudian, buahnya bersifat pencahar, antipiretik, abortivium dan meningkatkan nafsu makan. Kandungan polisakarida yang berkhasiat imonomudulator dan butil malat yang menghambat proliferasi sel embrio babi laut.
            Buah asam yang sudah tua dan masak, dikupas dan diberi sedikit cahaya matahari (supaya kering) dapat disimpan dalam waktu yang lama, karena warnanya menjadi kehitam-hitaman, biasa disebut asam kawak dan jenis asam kawak yang sudah dikeringkan inilah yang biasanya diperdagangkan antar pulau ataupun antar negara.
            Ir. Wahyu Soeprapto, ahli tanaman obat dari Malang, memberikan tips bagaimana memanfaatkan asam jawa sebagai herbal yang membantu penyembuhan penyakit.
1.        Asma
Dua potong kulit pohon asam jawa dan adas pulawaras secukupnya. Kedua bahan tersebut direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, kemudian disaring. Diminum dua kali sehari.
2.        Bisul
Asam kawak (daging buah asam matang yang sudah diolah dan warnanya hitam bukan cokelat) sebanyak 5 gram, daun bayam duri dan daun kangkung masing-masing 10 gram, sedikit garam. Daun bayam dan kangkung ditumbuk halus, dicampur dengan asam dan diberi sedikit garam dapur. Tempelkan pada bisul sampai seluruh permukaannya tertutup semua. Bila sudah kering, ganti lagi dengan yang baru. Dengan cara ini, dalam waktu singkat bisul akan matang dan pecah.
3.        Sariawan
Satu cangkir daun asam muda dicuci bersih, sepotong kunyit 5 cm diiris tipis. Rebus dengan empat gelas air sampai tinggal setengahnya. Supaya rasanya agak enak, tambahkan gula aren saat merebus. Jangan lupa untuk disaring sebelum diminum. Minum setiap pagi dan sore dan ulangi selama beberapa hari.
4.        Nyeri Haid
Cara 1:
Satu genggam daun asam muda dicampur dengan dua jari kunyit dan setengah gelas air masak, lalu ditumbuk halus. Tumbukan ditambah air secukupnya kemudian disaring dan diminum.
Cara 2:
Asam kawak setengah ibu jari, temulawak 10 potong, gula aren secukupnya. Rebus ketiga bahan tadi dengan air satu gelas, biarkan hingga menjadi setengahnya. Minum setiap pagi, lakukan berturut-turut selama seminggu menjelang datang bulan.
5.        Sakit Perut
Cara 1:
Campur rata 3 polong buah asam jawa yang sudah masak, kapur sirih dan minyak kayu putih secukupnya. Tumbuklah semua bahan tersebut menjadi satu ramuan. Gunakan sebagai obat gosok, terutama pada bagian perut.
Cara 2:
Seduh 3 polong buah asam jawa dan 1 potong gula aren dengan 1 gelas air panas, kemudian disaring. Diminum biasa.
Cara 3:
Parut 1 rimpang kunyit sebesar ibu jari, kemudian campur dengan 2 polong buah asam jawa dan 1 potong gula kelapa. Seduh dengan 1 gelas air panas kemudian disaring. Diminum biasa.

6.        Reumatik
Ambil 1 genggam daun asam jawa, 2-3 biji asam jawa lalu tumbuklah kedua bahan tersebut hingga halus. Gunakan untuk mengompres bagian yang sakit.
7.        Pencegah Kolesterol Tinggi
Ambil 150-200 gram daun asam jawa, tumbuk halus. Beri segelas (220 ml) air matang panas. Lalu saring dan minum sampai habis. Lakukan sehari tiga kali.
8.        Menurunkan Demam Bayi
Asam kawak dan kunyit masing-masing satu ibu jari, daun melati muda lima lembar, daun bawang dua tangkai. Setelah dicuci, tumbuk semua bahan tersebut hingga halus. Tempelkan di ubun-ubun bayi.
9.        Demam Setelah Nifas
Asam kawak satu jari, gula aren secukupnya. Asam dan gula aren diseduh dengan air panas dalam gelas. Setelah agak hangat minum. Minum dua kali masing-masing satu gelas sampai beberapa hari.
10.    Ambeien
Asam kawak 1 gram, daun keji beling dan meniran masing-masing 6 gram, temulawak 3 gram. Setelah dibersihkan, rebus dengan seliter air, biarkan hingga menjadi setengahnya. Setelah dingin, minum tiga kali sehari.
11.    Darah rendah
Asam kawak lima gram, bayam 250 gram, gula aren 10 gram, bawang merah 50 gram, cabai 15 gram, garam dapur 7 gram. Bayam direbus, jangan terlalu masak. Semua bahan lainnya ditumbuk jadi satu menjadi sambal. Nasi beras merah, bayam, dan sambal digunakan sebagai santapan makan siang. Lakukan setiap hari sebagai lauk pauk.
12.    Difteri
Asam jawa, lobak, bawang merah, kencur masing-masing 5 gram, daun pepaya 10 gram. Selain asam, semua bahan ditumbuk diberi air kemudian diperas airnya. Tambahkan asam. Seduh dengan air panas. Aduk hingga merata. Selagi masih hangat, gunakan untuk kumur. Lakukan tiga kali sehari.
13.    Disentri
Asam kawak 5 gram, kunyit dan temulawak masing-masing 10 gram, madu murni 1 sendok makan. Asam kawak, kunyit, dan temulawak ditumbuk jadi satu, beri air panas satu cangkir, peras, lalu saring. Tuangkan madu ke dalam perasan tersebut, aduk rata. Diminum sekaligus pada pagi hari.
14.    Eksim
Asam jawa segenggam, umbi temu lawak satu buah, gula aren satu potong. Umbi temulawak ditumbuk, campur dengan asam dan gula. Rebus dengan dua gelas air hingga tersisa setengahnya. Minum sekali sehari. Lakukan dua hari sekali.
15.    Mencegah Rambut Rontok
Sediakan beberapa biji asam jawa. Sebelum keramas dengan shampo, kepala dimasase terlebih dahulu dengan buah asam jawa yang telah masak yang dicampur sedikit air. Kemudian rambut dicuci bersih.


Demikian beberapa khasiat dan manfaat asam jawa untuk kesehatan kita. Mulailah untuk menanam semua pohon atau tanaman yang bermanfaat bagi kesehatan kita!


by Akha

Monday, November 4, 2013

Kulit Manggis, Si Gelap Yang Mujarab


            Dewasa ini dengan semakin berkembangnya berbagai teknologi di bidang industri, transportasi maupun komunikasi menjadi tanda kemajuan suatu peradaban manusia. Kemajuan berbagai bidang teknologi ini merupakan terobosan-trobosan baru dalam mencapai suatu kebutuhan manusia yang tiada habisnya. Dengan adanya teknologi, manusia jadi sangat terbantu dalam kehidupannya, untuk berhubungan dengan orang lain yang jauh jaraknya, seseorang tidak perlu repot-repot menulis surat dan ke kantor pos untuk mengirimnya, cukup dengan handphone seseorang dapat berbicara secara langsung dengan orang yang jaraknya sangat jauh. Untuk berpergian ke daerah yang jauh juga sudah ada berbagai sarana transportasi dari bus, mobil , kereta api, kapal laut, hingga pesawat. Dan dari perindustrian seorang pengusaha dapat mengurangi biaya honor pegawai pabrik dengan adanya mesin-mesin industri.
            Adanya perkembangan teknologi-teknologi tersebut bukan hanya memberikan indahnya berbagai kemudahan dalam beraktifitas. Perkembangan teknologi ini juga banyak menyebabkan polusi dan radiasi yang membahayakan lingkunan dan kesehatan, dari polusi udara, pospolusi suara, polusi cahaya, dan lain-lain, tdak ketinggalan juga adanya radiasi dari teknologi-teknologi elektronik seperti laptop dan handphone. Tidak berhenti disini, perkembangan teknologi ini juga menyebabkan masalah sosial dan pangan, hal ini ditandai dengan semakin tingginya kesenjangan sosial dan banyaknya produk-produk makanan pabrikan yang menggunakan bahan pengawet kimia yang juga dapat mengancam kesehatan
            Dengan timbulnya berbagai masalah tersebut, disusul juga dengan semakin banyaknya penyakit yang dapat mengancam manusia akibat perkembangan teknologi yang sangat cepat seperti penyakit jantung, kanker, diabetes dll. Kini telah ditemukan obat herbal yang cocok untuk menangani masalah kesehatan yaitu kulit manggis,

Memang ternyata buah manggis yang rasanya enak dan mengandung banyak manfaat, mempunyai fakta kalau kulitnya lah yang mempunyai manfaat lebih.
Kulit Manggis mempunyai kandungan senyawa xanthone yang saat ini banyak dikembangkan dan diproduksi dalam bentuk sirup, yang kemudian terkenal dengan nama sirup xanthone. Sirup ini sangat terkenal karena mengandung zat antioksidan yang dapat melawan radikal bebas. Beberapa penelitian menunjukkan, senyawa ini memiliki sifat sebagai antidiabetes, antikanker, anti peradangan, antibakteri, antifungi, antiplasmodial, dan meningkatkan kekebalan tubuh.


Manfaat Khasiat kulit manggis ini dapat kita peroleh jika kita rutin meminumnya dan asalkan telaten hasil yang maksimal pasti akan kita dapatkan, diantaranya :

Untuk Kesehatan Tubuh menyeluruh :
·         Memperkuat sistem kekebalan.
·         Memperbaiki komunikasi antar sel.
·         Mengagalkan kerusakan DNA.
·         Memelihara optimal fungsi kelenjar gondok.
·         Mengurangi resistensi insulin.
·         Membantu penurunan berat badan.
·         Menyembuhkan kerusakan urat syaraf.
·         Menyeimbangkan sistem kelenjar endokrin.
·         Menyembuhkan peradangan
·         Meringankan wasir.
·         Membantu menurunkan kadar gula dalam darah (hypoglycemia).
·         Meringankan penyakit kulit kemerah-merahan/bersisik (psoriasis).
·         Membantu menyembuhkan luka.
·         Meringankan sakit akibat carpal tunnel syndrome (penyakit yang terjadi pada pergelangan tangan serta jari yang disebabkan oleh tekanan yang sering terjadi pada bagian tersebut. Dan biasanya sering diakibatkan karena terlalu sering memakai keyboard dan mouse).
·         Menghilangkan penyakit kulit kering bersisik kronis (neurodermatitis). Kandungan anti peradangan dari manggis dapat mengurangi sisik dan gatal pada penyakit kulit.
Untuk Kesehatan Jantung :
·         Membantu mencegah penyakit jantung.
·         Memperkuat pembuluh darah.
·         Menurunkan kolesterol LDL.
·         Menurunkan tekanan darah tinggi.
·         Membantu mencegah arteriosclorosis.
Kesehatan Pencernaan :
·         Membantu mengatasi penyakit GERD (penyakit kronik yang ditandai dengan mengalirnya asam lambung ke dalam kerongkongan).
·         Membantu menyembuhkan borok/bisul.
·         Meringankan syndrome kelainan usus besar (IBS).
·         Membantu menghentikan diare.
·         Dapat meringankan peradangan usus besar ataupun kecil yang dikenal dengan Crohn`s disease.
·         Bisa mencegah salah satu penyakit radang usus besar (diverticulitis).
Membuat Lebih Awet Muda :
·         Menambah energi, meningkatkan kegembiraan dan menaikkan stamina.
·         Memperlambat proses penuaan.
·         Membantu menghindari penyakit kemerosotan pada otak (dementia & Alzheimer`s).
·         Membantu mencegah batu ginjal.
·         Membantu mencegah penyakit sistem syaraf (parkinson).
·         Meredakan sakit akibat radang sendi.
·         Memperbaiki kerusakan dari penggunaan obat penghilang rasa sakit (NSAID).
Kesehatan keluarga :
·         Menurunkan demam.
·         Mengatasi keracunan makanan.
·         Menyembuhkan luka tenggorakan.
·         Membantu menyembuhkan sariawan.
·         Mengatasi sesak nafas.
·         Membantu mengurangi migran (sakit kepala sebelah).
·         Mengurangi sakit gigi.
·         Meningkatkan kemampuan untuk mengatasi stess.
·         Meningkatkan mood dan menurunkan depresi.
·         Menghilangkan jerawat dan cacat pada kulit.
·         Menghilangkan bekas gigitan, terbakar dan keracunan.
·         Meringankan keseleo, ketegangan otot dan sendi.
·         Meringankan sakit perut.
·         Meringankan radang tenggorokan (bronchitis), pembengkakan paru-paru (emphysema), dan radang paru-paru (pneumonia).
·         Sebagai obat penghilang rasa sesak/mampat pada hidung (decongestant).
Kesehatan Pria :
·         Membantu mencegah kemandulan.
·         Membantu mencegah pembesaran prostat.
Kesehatan Wanita :
·         Meringankan kesulitan buang air kecil.
·         Sebagai obat pencuci perut yang lembut
·         Meminimalkan gejala sakit sebelum menstruasi (PMS).
·         Meringankan gejala menopause.
·         Menurunkan pembengkakan saat menstruasi.
·         Meringkan sakit pada otot, ligamen, atau tendon (fibromyalgia).
·         Meringankan sakit akibat penyakit menurunnya kepadatan tulang/pengapuran tulang (osteoporosis).
Kesehatan Anak-Anak :
·         Membantu meringkan penyakit asma.
·         Bisa mencegah gangguan hyperaktif dan kurang perhatian (ADHD) dan alergi makanan.
·         Membentuk gigi dan tulang yang lebih kuat.
Mengatasi Penyakit :
·         Mencegah penyakit gusi.
·         Memberantas penyakit TBC.
·         Menurunkan efek samping ketidaktoleranan laktosa.
·         Membantu mencegah disentri.
·         Membantu mencegah penyakit sistem syaraf pusat (multiple sclerosis).
·         Bisa mencegah kanker.
·         Meringankan penyakit inflamasi kronik (peradangan menahun) yang menyerang struktur tulang belakang dan terutama sendi panggul (Ankylosing Spondylitis).
·         Membantu mencegah infeksi paru-paru dan pernafasan kronis (cyctic fibrosis).
·         Mencegah gejala yang berhubungan dengan penyakit lupus.
·         Mengurangi penyakit lemas otot yang parah (Myasthenia Gravis).

Kulit manggis untuk pengobatan juga bisa konsumsi dalam bentuk jus, dibawah ini adalah cara pembuatan jus manggis
1.      Siapkan beberapa buah manggis, bisa 3 atau 4 buah, cuci atau bersihkan terlebih dulu agar steril. Lalu potong dan ambil kulitnya saja. Buahnya bisa dimakan sendiri.
2.      Kemudian ambil bagian dalam kulit manggis dengan cara dikerok menggunakan sendok. Perlu diperhatikan, kerok bagian dalam kulit berwarna merahnya, jangan sampai bagian luar yang berwarna hitam juga ikut diambil. Juga jangan sampai getahnya ikut dikerok atau terambil. Karena nanti rasanya akan sangat sepat dan pahit.
3.      Nah ini merupakan langkah inti pada cara membuat jus kulit manggis ini. Kulit yang sudah dikerok tadi kemudian diblender. Untuk menambah rasanya, anda juga bisa mencampurnya dengan bahan seperti coklat bubuk, alpukat, susu kental, es dan gula.
-Dari sumber yang saya baca tadi mengatakan anda bisa mencampurnya dengan bahan tersebut atau tidak dicampur juga tidak masalah.
4.      Seperti pada proses membuat jus lainnya. Pada langkah ini anda hanya menunggu saja proses memblender tadi sampai halus untuk kemudian bisa disajikan.
-Ada salah satu sumber situs online tadi mengatakan bahwa meminum jus kulit manggis ini sebaiknya/dianjurkan setelah makan.



by Andriy