Sunday, November 10, 2013

Khasiat Asam Jawa

Asam jawa (Tamarind) yang selama ini dikenal sebagai bumbu dapur, ternyata termasuk tanaman yang kaya manfaat. Buahnya berwarna coklat dengan bentuk polong memiliki ciri khas rasa asam atau kecut (dalam bahasa jawa), Didalam buah polong asam jawa, selain terdapat kulit yang membungkus daging buahnya juga terdapat biji, dan biasanya berjumlah antara 2-5 biji dalam satu polong berbentuk pipih dengan warna coklat agak kehitam-hitaman dan keras. Akan tetapi dibalik semua itu terdapat manfaat yang sangat beragam.
            Bagi masyarakat jawa, khususnya Bojonegoro pastilah tidak asing dengan namanya buah asam. Buah yang sering digunakan sebagai bahan minuman segar masyarakat jaman dahulu ini memang mempunyai segudang manfaat untuk kesehatan kita. Anak-anak pun suka memakan buah asam ini secara langsung atau mencampurnya dengan gula pasir ataupun gula jawa sebagai pemanisnya.
            Asam jawa umumnya digunakan sebagai bumbu dalam banyak masakan Indonesia, sebagai perasa atau penambah rasa asam dalam masakan, misalnya pada sayur asam, campuran rujak dan juga untuk  minuman penyegar, misalnya sirup, serta digunakan pula untuk membersihkan barang-barang logam yang sudah berkarat atau warnanya berubah menjadi kehitaman. Bisa juga sebagai campuran jamu.
            Sebagai herbal alami, asam jawa berkhasiat untuk menghilangkan asma, reumatik, sakit perut, nyeri dan bau anyir di waktu haid, radang tenggorokan atau difteri, batuk kering, bisul, darah rendah, sariawan, keputihan, campak, serta mencegah rambut rontok adalah beberapa pernasalahan yang bisa diatasi oleh asam jawa.
            Asam jawa banyak mengandung zat gizi dan fitronutrien, daiantaranya adalah provitamin A, Vitamin C, Mineral kalsiaum, fosfor, kalium atau potasium, serat. Bagian daunnya bersifat penurun panas, analgesik dan antiseptik. Kulit kayunya bersifat astrigen dan tonik. Kemudian, buahnya bersifat pencahar, antipiretik, abortivium dan meningkatkan nafsu makan. Kandungan polisakarida yang berkhasiat imonomudulator dan butil malat yang menghambat proliferasi sel embrio babi laut.
            Buah asam yang sudah tua dan masak, dikupas dan diberi sedikit cahaya matahari (supaya kering) dapat disimpan dalam waktu yang lama, karena warnanya menjadi kehitam-hitaman, biasa disebut asam kawak dan jenis asam kawak yang sudah dikeringkan inilah yang biasanya diperdagangkan antar pulau ataupun antar negara.
            Ir. Wahyu Soeprapto, ahli tanaman obat dari Malang, memberikan tips bagaimana memanfaatkan asam jawa sebagai herbal yang membantu penyembuhan penyakit.
1.        Asma
Dua potong kulit pohon asam jawa dan adas pulawaras secukupnya. Kedua bahan tersebut direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, kemudian disaring. Diminum dua kali sehari.
2.        Bisul
Asam kawak (daging buah asam matang yang sudah diolah dan warnanya hitam bukan cokelat) sebanyak 5 gram, daun bayam duri dan daun kangkung masing-masing 10 gram, sedikit garam. Daun bayam dan kangkung ditumbuk halus, dicampur dengan asam dan diberi sedikit garam dapur. Tempelkan pada bisul sampai seluruh permukaannya tertutup semua. Bila sudah kering, ganti lagi dengan yang baru. Dengan cara ini, dalam waktu singkat bisul akan matang dan pecah.
3.        Sariawan
Satu cangkir daun asam muda dicuci bersih, sepotong kunyit 5 cm diiris tipis. Rebus dengan empat gelas air sampai tinggal setengahnya. Supaya rasanya agak enak, tambahkan gula aren saat merebus. Jangan lupa untuk disaring sebelum diminum. Minum setiap pagi dan sore dan ulangi selama beberapa hari.
4.        Nyeri Haid
Cara 1:
Satu genggam daun asam muda dicampur dengan dua jari kunyit dan setengah gelas air masak, lalu ditumbuk halus. Tumbukan ditambah air secukupnya kemudian disaring dan diminum.
Cara 2:
Asam kawak setengah ibu jari, temulawak 10 potong, gula aren secukupnya. Rebus ketiga bahan tadi dengan air satu gelas, biarkan hingga menjadi setengahnya. Minum setiap pagi, lakukan berturut-turut selama seminggu menjelang datang bulan.
5.        Sakit Perut
Cara 1:
Campur rata 3 polong buah asam jawa yang sudah masak, kapur sirih dan minyak kayu putih secukupnya. Tumbuklah semua bahan tersebut menjadi satu ramuan. Gunakan sebagai obat gosok, terutama pada bagian perut.
Cara 2:
Seduh 3 polong buah asam jawa dan 1 potong gula aren dengan 1 gelas air panas, kemudian disaring. Diminum biasa.
Cara 3:
Parut 1 rimpang kunyit sebesar ibu jari, kemudian campur dengan 2 polong buah asam jawa dan 1 potong gula kelapa. Seduh dengan 1 gelas air panas kemudian disaring. Diminum biasa.

6.        Reumatik
Ambil 1 genggam daun asam jawa, 2-3 biji asam jawa lalu tumbuklah kedua bahan tersebut hingga halus. Gunakan untuk mengompres bagian yang sakit.
7.        Pencegah Kolesterol Tinggi
Ambil 150-200 gram daun asam jawa, tumbuk halus. Beri segelas (220 ml) air matang panas. Lalu saring dan minum sampai habis. Lakukan sehari tiga kali.
8.        Menurunkan Demam Bayi
Asam kawak dan kunyit masing-masing satu ibu jari, daun melati muda lima lembar, daun bawang dua tangkai. Setelah dicuci, tumbuk semua bahan tersebut hingga halus. Tempelkan di ubun-ubun bayi.
9.        Demam Setelah Nifas
Asam kawak satu jari, gula aren secukupnya. Asam dan gula aren diseduh dengan air panas dalam gelas. Setelah agak hangat minum. Minum dua kali masing-masing satu gelas sampai beberapa hari.
10.    Ambeien
Asam kawak 1 gram, daun keji beling dan meniran masing-masing 6 gram, temulawak 3 gram. Setelah dibersihkan, rebus dengan seliter air, biarkan hingga menjadi setengahnya. Setelah dingin, minum tiga kali sehari.
11.    Darah rendah
Asam kawak lima gram, bayam 250 gram, gula aren 10 gram, bawang merah 50 gram, cabai 15 gram, garam dapur 7 gram. Bayam direbus, jangan terlalu masak. Semua bahan lainnya ditumbuk jadi satu menjadi sambal. Nasi beras merah, bayam, dan sambal digunakan sebagai santapan makan siang. Lakukan setiap hari sebagai lauk pauk.
12.    Difteri
Asam jawa, lobak, bawang merah, kencur masing-masing 5 gram, daun pepaya 10 gram. Selain asam, semua bahan ditumbuk diberi air kemudian diperas airnya. Tambahkan asam. Seduh dengan air panas. Aduk hingga merata. Selagi masih hangat, gunakan untuk kumur. Lakukan tiga kali sehari.
13.    Disentri
Asam kawak 5 gram, kunyit dan temulawak masing-masing 10 gram, madu murni 1 sendok makan. Asam kawak, kunyit, dan temulawak ditumbuk jadi satu, beri air panas satu cangkir, peras, lalu saring. Tuangkan madu ke dalam perasan tersebut, aduk rata. Diminum sekaligus pada pagi hari.
14.    Eksim
Asam jawa segenggam, umbi temu lawak satu buah, gula aren satu potong. Umbi temulawak ditumbuk, campur dengan asam dan gula. Rebus dengan dua gelas air hingga tersisa setengahnya. Minum sekali sehari. Lakukan dua hari sekali.
15.    Mencegah Rambut Rontok
Sediakan beberapa biji asam jawa. Sebelum keramas dengan shampo, kepala dimasase terlebih dahulu dengan buah asam jawa yang telah masak yang dicampur sedikit air. Kemudian rambut dicuci bersih.


Demikian beberapa khasiat dan manfaat asam jawa untuk kesehatan kita. Mulailah untuk menanam semua pohon atau tanaman yang bermanfaat bagi kesehatan kita!


by Akha

0 comments:

Post a Comment