Thursday, December 18, 2014

COBS Breifing Concept 2015



1. Perkenalan
  • Perkenalan diri meliputi lulusan sekolah, rumah, jurusan dan sedikit gambaran tentang jurusan yang dipilih

ex :
  • Assalamualaikum,, kami dari Universitas Trunojoyo Madura. Perkenalkan nama saya Nova Andriyanto, biasa dipanggil Andriy. Saya alumni SMKN 2 Bjn, dan sekarang kuliah di UTM mengambil jurusan ilmu komunikasi. Ilmu komunikasi itu bergerak di bidang jurnalistik.kerjaannya touring, foto-foto, nulis kayak gtu dst.

b. Dianjurkan untuk bertanya atau melakukan komunikasi sederhana dengan siswa di kelas
ex :
  • kelas ini jurusan apa...? (sambil memuji jurusan dari kelas tsb.)
  • kapan ujian nasionalnya akan berlangsung ? (sambil memberi kalimat pemakluman)
  • Bagaimana liburannya kemarin ?  dll


2. Pemberian Pemahaman
a. Pemberian pemahaman bahwa kita (panitia briefing) bukan mempromosikan,,namun hanya sekedar berbagi informasi seputar UTM dan pendaftaran mahasiswa baru.

3. Analisis situasi
a. Secara kondisi rill di kelas (ramai, bosan, lelah dll)
b. Secara pemikiran (dengan mengajukan pertanyaan)
ex :
  • Seberapa besar minat dari siswa untuk melanjutkan kuliah.
  • mungkin di kelas ini siapa yang ingin melanjutkan kuliah ? jika banyak maka di dukung, dan jika sedikit maka diberi pemahaman pentingnya sekolah lebih tinggi.

c, Bagaimana pikiran siswa tentang Madura
  • Apa yang temen-temen fikirkan tentang Madura ? tulis jawaban di papan tulis, dan beri penjelasan terkait jawaban-jawaban tersebut. Jika jawabannya merupakan hal-hal negatif maka samarkan pandangan tersebut dengan cara memaklumkan atau membandingkan dengan daerah lainnya. Pemberian pemahaman tentang stereotip (perspektif yang cenderung negatif)Madura di kalangan siswa ataupun masyarakat jawa. (Realita Madura)
  • Carok : bermula dari pertemuan para pendekar madura untuk beradu kesaktian, beralih menjadi upaya untuk mempertahankan harga diri. biasanya dipicu oleh dirampasnya harta atau dilecehkannya istri oleh orang lain. Carok memiliki tata cara yang diatur dalam adat. Seperti musyawarah keluarga, doa, dan kesepakatan terkait siapa yang kalah dalam carok itu sendiri. dan sekarang hal itu mulai tidak digunakan dalam penyelesaian masalah.
  • Preman, kriminal, jahat, dll


4. Breifing
a. Memberikan informasi seputar sistem pendaftaran mahasiswa baru, kampus, fasilitas, beasiswa, akses, lingkungan kampus dll.
b. Memberikan informasi seputar COBS terkait sejarah, kepengurusan, kegiatan, kekeluargaan dll

5. Motivasi
Jika Motivasi juga diperlukan, menyesuaikan kondisi kelas, jika kelas kondusif dan waktu yang memungkinkan, maka motivasi ringan merupakan pilihan tepat untuk sekedar memberikan kesan. Sampaikan motivasi yang dapat memotivasi diri sendiri, jika hal itu merupakan privasi yang bisa mendorong teman-teman siswa untuk melanjutkan sekolah maka tidak perlu malu untuk menceritakannya.

6. Ice Breaking
Pemecah kebekuan / ketegangan situasi bisa dilakukan dengan
a. Permainan ringan
ex :pertanyaan seputar materi yang telah disampaikan dengan hadiah stiker
  • tebakan lucu
  • teka-teki logika

b. Melakukan candaan ringan atau stand up comedy.

7. Sharing Hearing
Sharing hearing disini adalah konsep saling berbagi pengalaman tentang pendaftaran ke universitas, baik suka-duka, hal yang berkesan, perjuangan dll.

8. Sesi Tanya Jawab
Tanya jawab seputar materi yang disampaikan.

Keterangan

  1. Konsep yang disusun merupakan pandangan awal terkait praktek breifing di dalam kelas, dan bersifat kondisional dalam menerapkan point-point yang telah disusun.
  2. Point-point yang telah disusun bebas diterapkan tanpa mengikat pada susunan, bisa tidak urut atau meloncat-loncat
  3. Dalam point ice breaking atau motivasi akan lebih baik jika bisa membawa maju satu siswa untuk dijadikan sample dalam motivasi atau ice breaking
  4. Paniti diperbolehkan untuk mengembangkan atau mengurangi point yang ada, namun dengan standart keterangan adalah keterangan terkait UTM, COBS, dan ICE BREAKING
  5. Brosur dibagikan ketika point 4 dilaksanankan. dll

Ketentuan
  1. Jumlah ideal panitia yang diperbolehkan masuk dalam satu kelas adalah 2 orang (satu team) dan keduanya saling berpartisipasi dalam breifing.
  2. Satu team terdiri dari mahasiswa semester 1 dan semester lalu (3, 5, 7, dst)
  3. Jika breifing dilakukan di aula, maka personel yang diperbolehkan untuk masuk menyesuaikan kondisi kelas.
  4. Dalam presentasi, panitia dilarang untuk menyebutkan nama universitas atau membanding-bandingkan UTM dengan universitas lainnya.

Trik Mengatasi Rasa Gugup
  1. Penguasaan materi : panitia yang akan memberikan breifing harus menguasai materi yang akan disampaikan agar tidak memunculkan kebingungan dan mati kutu di depan siswa.
  2. Penampilan : berpenampilan formal, sesuai dengan ketentuan, atau penampilan yang membuat percaya diri.
  3. Pola komunikasi : pola komunikasi yang berbentuk pengungkapan diri, atau rendah diri akan membantu menyegarkan otak dalam kebekuan akibat gugup.
  4. Percaya diri : percaya diri bisa didapat dari penampilan, kesiapan materi, dan latihan yang dirasa cukup.
  5. Optimis terhadap keberhasilan breifing ( bicara di depan kelas)
  6. Ketenangan : ketenangan sangat dipengaruhi oleh perspektif individu.
    Diantaranya :

    • perspektif kepada siswa, menganggap siswa adalah pihak yang belum tahu apa-apa sehingga tidak ada upaya untuk menolak atau menyarang pemateri.
    • Perspektif bahwa siswa adalah adik atau keluarga sendiri, sehingga kita harus membimbing dan memiliki tanggung jawab terhadap masa depan mereka. Dan memperlakukannya dengan baik, meski ada penolakan dan serangan dari siswa, pemmateri dapat memaklumi tanpa terbawa emosi.
    • Perspektif  berlandaskan ibadah, dengan perspektif ini pemateri akan mendapatkan ketenangan, keefektifan, dan keterampilan yang lebih dalam menyampaikan atau mengolah kalimat yang akan disampaikan. Menanggapi masalah dalam kelas dengan cerdik. Menangani pengacau tanpa mengacaukan.
    • Berdoa ssesuai dengan kepercayaan masing-masing.
Rumus 7 P = Prepare, prepare, prepare, prepare, prepare, prepare, prepare :D atau tanya mbah google

COBS Breifing Concept 2015



1. Perkenalan
  • Perkenalan diri meliputi lulusan sekolah, rumah, jurusan dan sedikit gambaran tentang jurusan yang dipilih

ex :
  • Assalamualaikum,, kami dari Universitas Trunojoyo Madura. Perkenalkan nama saya Nova Andriyanto, biasa dipanggil Andriy. Saya alumni SMKN 2 Bjn, dan sekarang kuliah di UTM mengambil jurusan ilmu komunikasi. Ilmu komunikasi itu bergerak di bidang jurnalistik.kerjaannya touring, foto-foto, nulis kayak gtu dst.

b. Dianjurkan untuk bertanya atau melakukan komunikasi sederhana dengan siswa di kelas
ex :
  • kelas ini jurusan apa...? (sambil memuji jurusan dari kelas tsb.)
  • kapan ujian nasionalnya akan berlangsung ? (sambil memberi kalimat pemakluman)
  • Bagaimana liburannya kemarin ?  dll


2. Pemberian Pemahaman
a. Pemberian pemahaman bahwa kita (panitia briefing) bukan mempromosikan,,namun hanya sekedar berbagi informasi seputar UTM dan pendaftaran mahasiswa baru.

3. Analisis situasi
a. Secara kondisi rill di kelas (ramai, bosan, lelah dll)
b. Secara pemikiran (dengan mengajukan pertanyaan)
ex :
  • Seberapa besar minat dari siswa untuk melanjutkan kuliah.
  • mungkin di kelas ini siapa yang ingin melanjutkan kuliah ? jika banyak maka di dukung, dan jika sedikit maka diberi pemahaman pentingnya sekolah lebih tinggi.

c, Bagaimana pikiran siswa tentang Madura
  • Apa yang temen-temen fikirkan tentang Madura ? tulis jawaban di papan tulis, dan beri penjelasan terkait jawaban-jawaban tersebut. Jika jawabannya merupakan hal-hal negatif maka samarkan pandangan tersebut dengan cara memaklumkan atau membandingkan dengan daerah lainnya. Pemberian pemahaman tentang stereotip (perspektif yang cenderung negatif)Madura di kalangan siswa ataupun masyarakat jawa. (Realita Madura)
  • Carok : bermula dari pertemuan para pendekar madura untuk beradu kesaktian, beralih menjadi upaya untuk mempertahankan harga diri. biasanya dipicu oleh dirampasnya harta atau dilecehkannya istri oleh orang lain. Carok memiliki tata cara yang diatur dalam adat. Seperti musyawarah keluarga, doa, dan kesepakatan terkait siapa yang kalah dalam carok itu sendiri. dan sekarang hal itu mulai tidak digunakan dalam penyelesaian masalah.
  • Preman, kriminal, jahat, dll


4. Breifing
a. Memberikan informasi seputar sistem pendaftaran mahasiswa baru, kampus, fasilitas, beasiswa, akses, lingkungan kampus dll.
b. Memberikan informasi seputar COBS terkait sejarah, kepengurusan, kegiatan, kekeluargaan dll

5. Motivasi
Jika Motivasi juga diperlukan, menyesuaikan kondisi kelas, jika kelas kondusif dan waktu yang memungkinkan, maka motivasi ringan merupakan pilihan tepat untuk sekedar memberikan kesan. Sampaikan motivasi yang dapat memotivasi diri sendiri, jika hal itu merupakan privasi yang bisa mendorong teman-teman siswa untuk melanjutkan sekolah maka tidak perlu malu untuk menceritakannya.

6. Ice Breaking
Pemecah kebekuan / ketegangan situasi bisa dilakukan dengan
a. Permainan ringan
ex :pertanyaan seputar materi yang telah disampaikan dengan hadiah stiker
  • tebakan lucu
  • teka-teki logika

b. Melakukan candaan ringan atau stand up comedy.

7. Sharing Hearing
Sharing hearing disini adalah konsep saling berbagi pengalaman tentang pendaftaran ke universitas, baik suka-duka, hal yang berkesan, perjuangan dll.

8. Sesi Tanya Jawab
Tanya jawab seputar materi yang disampaikan.

Keterangan

  1. Konsep yang disusun merupakan pandangan awal terkait praktek breifing di dalam kelas, dan bersifat kondisional dalam menerapkan point-point yang telah disusun.
  2. Point-point yang telah disusun bebas diterapkan tanpa mengikat pada susunan, bisa tidak urut atau meloncat-loncat
  3. Dalam point ice breaking atau motivasi akan lebih baik jika bisa membawa maju satu siswa untuk dijadikan sample dalam motivasi atau ice breaking
  4. Paniti diperbolehkan untuk mengembangkan atau mengurangi point yang ada, namun dengan standart keterangan adalah keterangan terkait UTM, COBS, dan ICE BREAKING
  5. Brosur dibagikan ketika point 4 dilaksanankan. dll

Ketentuan
  1. Jumlah ideal panitia yang diperbolehkan masuk dalam satu kelas adalah 2 orang (satu team) dan keduanya saling berpartisipasi dalam breifing.
  2. Satu team terdiri dari mahasiswa semester 1 dan semester lalu (3, 5, 7, dst)
  3. Jika breifing dilakukan di aula, maka personel yang diperbolehkan untuk masuk menyesuaikan kondisi kelas.
  4. Dalam presentasi, panitia dilarang untuk menyebutkan nama universitas atau membanding-bandingkan UTM dengan universitas lainnya.

Trik Mengatasi Rasa Gugup
  1. Penguasaan materi : panitia yang akan memberikan breifing harus menguasai materi yang akan disampaikan agar tidak memunculkan kebingungan dan mati kutu di depan siswa.
  2. Penampilan : berpenampilan formal, sesuai dengan ketentuan, atau penampilan yang membuat percaya diri.
  3. Pola komunikasi : pola komunikasi yang berbentuk pengungkapan diri, atau rendah diri akan membantu menyegarkan otak dalam kebekuan akibat gugup.
  4. Percaya diri : percaya diri bisa didapat dari penampilan, kesiapan materi, dan latihan yang dirasa cukup.
  5. Optimis terhadap keberhasilan breifing ( bicara di depan kelas)
  6. Ketenangan : ketenangan sangat dipengaruhi oleh perspektif individu.
    Diantaranya :

    • perspektif kepada siswa, menganggap siswa adalah pihak yang belum tahu apa-apa sehingga tidak ada upaya untuk menolak atau menyarang pemateri.
    • Perspektif bahwa siswa adalah adik atau keluarga sendiri, sehingga kita harus membimbing dan memiliki tanggung jawab terhadap masa depan mereka. Dan memperlakukannya dengan baik, meski ada penolakan dan serangan dari siswa, pemmateri dapat memaklumi tanpa terbawa emosi.
    • Perspektif  berlandaskan ibadah, dengan perspektif ini pemateri akan mendapatkan ketenangan, keefektifan, dan keterampilan yang lebih dalam menyampaikan atau mengolah kalimat yang akan disampaikan. Menanggapi masalah dalam kelas dengan cerdik. Menangani pengacau tanpa mengacaukan.
    • Berdoa ssesuai dengan kepercayaan masing-masing.
Rumus 7 P = Prepare, prepare, prepare, prepare, prepare, prepare, prepare :D atau tanya mbah google