Monday, March 30, 2015

Mencoba Membuka Jendela Dunia (kajian Buku COBS)


Assalamualaikum dulur-dulur, salam sejahtera bagi kita semua, om swastyastu, kebanyakan salam ya? Hehe pengennya sok-sok_an pluralisme gitu. Iya, paham keberagaman dalam agama (yang baru tau dari MKU PKN :D) Hmm apalah namanya, niatnya sama kok mendoakan kebaikan bersama. Gini lur ini sekedar mau cari perhatian dulur-dulur sekalian dengan laporan (curhat) tentang kajian buku (krisis perhatian berarti?) hehe

Gini-gini acara kajian buku ini merupakan kegiatan mingguan, tiap hari kamis pukul 19.30 dan dalam pelaksanaannya juga di tempat yang sering kali berpindah-pindah. Namun keterangan seputar waktu, tempat, dan juga bahan diskusi juga dipublikasikan, sehingga dapat meminimalisir misskomunikasi lur. Seperti pertemuan perrtama di pos kampling Telang gang IV, trus pertemuan ke dua dan ketiga di taman kampus. :D

Aturan mainnya gini, jadi dulur-dulur udah sepakat mau bahas buku apa, trus semua juga harus baca buku yang udah disepakati, dan dulur-dulur juga diperbolehkan untuk baca buku yang berbeda namun sejenis sabagai penambah refrensi. Keren kan...? :D
Saat ini memasuki minggu keempat, dalam pertemuan pertama kesepakatan membahas buku yang ditawarkan. Dengan berbagai ketentuan dalam kajian baik berupa paksaan untuk mau membaca. hingga trik-trik agar suka membaca buku


Pertemuan kedua membahas tentang buku Dunia Sophie. Novel filsafat karya Jostein Gaarder dari daratan Norwegia ini dipilih karena keunikan berpikir tokoh dalam cerita.  Kajian juga barsama babarapa rekan dari prodi ilmu komunikasi sebagai penambah refrensi dalam kajian. Mendiskusikan sisi psikologi dari manusia, ruang lingkup filsafat, alam bawah sadar dan buanyak lagi yang lain. Ya mungkin nulis laporannya kelamaan sampek lupa tema bahasannya lur. hehe

Pertemuan ketiga masih mendiskusikan tentang buku yang sama, namun dengan dengan persepsi yang berbeda, yaitu dari perspektif ilmiah. Bahwa sebenarnya hal-hal yang dianggap ghaib maupun megik memiliki logikanya masing-masing yang belum dipahami secara real oleh nalar manusia. Yang ada masih berupa hipotesis ataupun opini.

Tujuan dan harapan dari kegiatan ini adalah sebagai wadah diskusi bareng-bareng untuk mengasah daya intelektual dan cakrawala pengetahuan, harapannya bisa menjadikan dulur-dulur COBS mahasiswa yang suka baca buku dan berpengetahuan luas. Lebih jauh lagi bisa menghasilkan produk berupa tulisan-tulisan hasil diskusi. Pengetahuan adalah kekuatan, rugi dah yang ndak pada ikutan. COBS makin keren aja..... :D Amin...... Hmm tapi bener kog, dari organisasi mahasiswa daerah (organda) lain berpendapat bahwa COBS memiliki kegiatan yang paling padat. (mungkin mereka ingin menyenangkan hati kita, itu juga yang bilang masih satu organda :D) Jaya terus COBS.

Kebersamaan, Persaudaraan, Netral

0 comments:

Post a Comment